Gelang untuk Pria

Berbeda dengan wanita, aksesoris yang dapat digunakan oleh pria itu terbatas. Salah satu yang paling umum adalah jam tangan atau arloji, lainnya bisa berupa topi dan cincin, baik cincin berbatu akik atau cincin pernikahan. Sisanya, merupakan primer seperti seperti baju, celana dan sepatu sebagai pembentuk fashion.

Sayangnya, aksesoris seperti topi misalnya, hanya dapat dipakai pada kondisi tertentu. Karena memang tugasnya lebih mengedepankan fungsi ketimbang sebagai gaya.

Alternatif terakhir adalah gelang. Pada dasarnya, pria sah-sah saja memakai gelang. Hanya saja ada beberapa “aturan” agar hasilnya sesuai yang diharapkan dan tidak berlebihan.

  • Menggunakan warna netral agar mudah dipadukan dengan pakaian, terlebih untuk gaya kasual atau semi formal.
  • Tidak berlebihan. Biasanya, jika dipadukan dengan jam tangan cukup pakai satu atau dua buah gelang di pergelangan tangan yang sama.
  • Sebagai identitas diri, itulah kenapa hanya pakai yang dirasa pede kita menggunakannya.
  • Bahan yang tidak bikin alergi di kulit. Disesuaikan juga dengan pakaian yang sedang digunakan. Semisal untuk mode kasual, bisa menggunakan gelang kulit.

Saya pribadi, hampir setiap hari menggunakan gelang. Lebih seringnya dipadukan dengan jam tangan.

Ada beberapa koleksi yang kebanyakan di antaranya merupakan oleh-oleh traveling sendiri. Seperti gelang rotan dan akar dari Baduy, gelang rotan dari Dayak dan lain sebagainya. Ada beberapa juga yang dibuat langsung dari pergelangan tangan, sehingga modelnya tidak bisa dilepas. Untuk model gelang ini saya pakai biasanya sampai benar-benar hancur.

Kalian, biasa pakai model seperti apa?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *